WARMING
UP (PEMANASAN)
Warm-up atau bisa disebut pemanasan. itulah yang
harus dilakukan Sebelum melakukan aktivitas olahraga. Ini sangat penting sekali
bagi kita, termasuk para atlet
sebelum berolahraga. Dengan pemanasan
tersebut akan memberikan penyesuaian pada kondisi tubuh atlet dari keadaan
istirahat (rileks) sebelum melakukan olahraga. Pentingnya pemanasan
dapat memperbaiki penampilan atlet serta mengurangi kemungkinan cidera pada
saat latihan dengan cara memobilisasi (menggerakkan) baik kondisi mental
maupun fisik atlet. Selain itu latihan-latihan kelenturan dan peregangan
bertujuan untuk meningkatkan jangkuan gerak (range of motion) secara
progresif dan permanent. Sebelum Anda melakukan latihan peregangan sebaiknya
terlebih dahulu melakukan latihan pemanasan.
Bentuk-bentuk latihan pemanasan rutin ada tiga kategori, yaitu:
Bentuk-bentuk latihan pemanasan rutin ada tiga kategori, yaitu:
.·Passive warm-up, merupakan latihan pemanasan dengan
menggunakan peralatan sepeti penggunaan bantalan pemanas (heating pads), mandi sauna (hot shower)
.·General warm-up, merupakan teknik pemanasan yang seing
digunakan dalam latihan pemanasan. Teknik ini menggunakan beberapa gerakan yang
bervariasi dan secara tidak langsung berhubungan dengan gerakan-gerakan yang
dipakai dalam latihan olah raga itu sendiri. Yang termasuk dalam teknik ini
adalah gerakan calisthecnics, jalan cepat, jogging dan lompat tali.
.·Formal warm-up (specific
warm-up), pemanasan yang meliputi gerakan-gerakan yang menirukan
gerakan2 yang igunakan dalam aktivitas olahraga yang sesungguhnya, dengan
intensitas yang berkurang(menurun).Pemanasan sebelum melakukan aktivitas olah
raga sangat bermanfaat sekali bagi tubuh kita, seperti: .Meningkatkan suhu· (temperature) tubuh serta
jaringan-jaringanya. .Menaikkan aliran darah melalui otot-otot yang aktif· .Meningkatkan detak jantung sehingga akan
mempesiapkan pekerjaanya system cardiovascular· (jantung dan pembuluh darah) .Meningkatkan pertukaran· (pengikatan oksigen dalam hemoglobin)
.Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh· .Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal
syaraf memerintahkan gerak tubuh.· .Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang
memerintahkan gerak tubuh.· .Meningkatkan
efisiensi dalam proses reciprocal innervation·, (sehingga memudahkan otot-otot berkontraksi secara lebih
cepat dan efisien)
.Meningkatkan kapasitas kerja fisik atlet.· .Mengurangi adanya ketegangan pada otot.· .Meningkatkan kemampuan jaringan
penghubung dalam gerakan memanjang· (meregang). .Terjadi peningkatan kondisi tubuh atlet
secara psikologi.·
Intensitas
dan lamanya waktu dalam melakukan latihan pemanasan sebaiknya disesuaikan
dengan kemampuan fisik atlet dan kondisi yang ada (Jangan dipaksakan.OK).
latihan-latihan pemasan bisa dilakukan dengan intensif untuk meningkatkan
temperature badan sehingga menyebabkan keringat pada tubuh kita keluar. Tapi
jangan terlalu berlebihan yang berakibat keletihan. pemanasan tidak hanya
dilakukan waktu mau berolahraga. Tetapi bisa dilakukan setiap kita bangun pagi.
Sebelum melakukan aktivitas sehari-hari paling minim 15 menit atau kalau bisa
±30 menit rutin setiap hari. Ini sangat bermanfaat menjaga kesegaran dan
kestabilan tubuh kita untuk melakukan aktivitas sehari-hari.Sampai disini
ya...infomasi tentang pentingnya pemanasan bagi tubuh kita. Dan mocca sambung
dengan artikel selanjutnya. yaitu, cara melakukan latihan gerakan pemanasan.
terimakasih semoga bermanfaat.
A.
.Pengertian Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan.
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan.
B.
.Manfaat Latihan kebugaran Jasmani
Latihan kondisi fisik (phisical conditioning) memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan atau meningkatkan derajat kebugaran jasmani (physical fitness). Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Semakin tinggi derajat kesegaran jasmani seseorang, kian tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Denan kata lain, hasil kerjanya kian produktif jika kebugaran jasmaninya kian meningkat.
Latihan kondisi fisik (phisical conditioning) memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan atau meningkatkan derajat kebugaran jasmani (physical fitness). Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Semakin tinggi derajat kesegaran jasmani seseorang, kian tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Denan kata lain, hasil kerjanya kian produktif jika kebugaran jasmaninya kian meningkat.
C.
.Bentuk-bentuk latihan Kebugaran
JasmaniMeliputi : .Latihan kekuatan· .Latihan kecepatan· .Latihan daya tahan· .Latihan kelincahan· .Latihan daya ledak (power)· .Latihan kelentukan·
SENAM KETANGKASAN
Senam Ketangkasan
- 1. Langkah dan Ayunan
Menggunakan Simpai
Pertama-tama berdiri tegak dan kaki rapat. Simpai dipegang
kedua tangan di depan dada. Lalu, lengan kanan mengayunkan simpai ke arah kanan
hingga lengan kanan lurus. Sambil mengayunkan lengan ke kanan,Kaki kanan pun
dilangkahkan ke kanan. Kemudian, kembali ke posisi awal.
Sekarang ayunkan simpai ke kiri oleh lengan kiri hingga
lengan kiri lurus. Sambil mengayunkan lengan kiri ke arah kiri, langkahkan pula
kaki kiri ke kiri. Ulangi gerakan ini sebanyak 2 x 8 hitungan.
Langkah dan ayunan menggunakan simpai
- 2. Ayunan Lengan Menggunakan
Gada
Sikap awal badan berdiri tegak. Pandangan lurus ke depan.
Kedua tangan memegang gada di samping badan. Gada diluruskan ke depan lalu
diangkat ke atas. Setelah itu, kedua tangan direntangkan ke samping dan kembali
ke sikap semula. Lakukan latihan ini berulang-ulang dan bergantian dengan teman
yang lain.
GERAK IRAMA
Fungsi gerak irama dalam pembelajaran merupakan instrumen
yangsangat penting, gerak irama yang perlu dipelajari merupakan suatu
bentukgabungan antara alur gerak dan irama dari tubuh seseorang yang
secaraalamiah telah dibawa sejak dalam kandungan hingga usia tua.Ilmu gerak
irama dapat digunakan oleh guru kelas dalam menjebatanikesulitan-kesulitan yang
dialami oleh peserta didik dalam penguasaan materiyang diajarkan melalui
kegiatan-kegiatan yang kreatif berkaitan dengan polagerak dan olah tubuh yang
banyak memberikan manfaat secara fisik maupunkejiwaan Alasan utama mengapa
gerak irama dipakai sebagai salah satupendekatan di sekolah, adalah berdasarkan
tujuan utama munculnya gerakirama dan asumsi yang menyatakan bahwa pola gerak
irama mempunyaikepentingan dalam mengembangkan potensi dan kemampuan setiap pesertadidik
untuk mencapai kompetensi dirinya secara bulat dan utuh. Hal itudikarenakan
bahwa:a. Gerak irama sudah dilakukan sejak seorang anak dilahirkan. Gerak
yangdilakukan secara berirama dari seorang anak merupakan bentukpenyampaian
keinginan dirinya untuk memenuhi naluri fisikb. Gerak dan irama merupakan media
interaksi sosial. Bagi seorang anakgerakan yang dilakukan sebagai interaksi
dirinya dengan lingkungannyadan sebagai wujud penyaluran hasrat keinginan
dirinya yang terusberkembang sesuai dengan usianyac. Gerakan- gerakan berirama
akan dapat terjadi oleh faktor- faktor interaksisosiald. Gerak irama dapat
dimunculkan oleh faktor-faktor emosi pribadiseseorange. Gerak irama sangat
diperlukan bagi daya nalar atau intelektual seseorang.Dapat dikatakan bahwa
ilmu gerak irama dapat dipakai sebagaiwahana guru kelas dalam mengatasi
kesulitan dengan pola gerak dan olahtubuh secara alami.
Oleh karenanya gerak irama merupakan:30a. Alat bagi
perkembangan fisik, emosi, dan daya nalarb. Alat yang digunakan pada saat pembelajaran
tidak berjalan dengan baikc. Kegiatan yang dapat menyatukan secara sistematik
dalam seluruh kegiatanpembelajaran, tidak hanya bagi siswa yang mengalami
kesulitan belajar.d. Alat belajar yang mampu mengembalikan potensi siswa,
mengatasikesulitan siswa, serta memberikan pengalaman-pengalaman baru
pesertadidik.34Agar mampu menghasilkan gerak yang bernilai tinggi, seorang
guruharus mampu menunjukkan hasil kerja dirinya berupa perencanaan
pengajaranberlandaskan kompetensi yang dimiliki setiap peserta didiknya.
Untukmenyusun program pembelajaran dan pelaksanaannya sampai dengan
evaluasiakhir, diperlukan kiat-kiat sebagai berikut:a. Guru harus dapat
memberikan kesempatan yang cukup bagi siswa untukmenguasai materi
pembelajaranb. Adanya usaha dari seorang guru untuk dapat mengatasi
permasalahanyang muncul pada saat belajar mengajar berlangsungc. Guru harus
mampu menyajikan program kegiatan yang mengarah padapertumbuhan fisik sekaligus
penguasaan materid. Guru harus mampu berinteraksi dengan peserta didik maupun
denganorang tua siswae. Guru harus mampu melihat bakat peserta didik.
Bola voli
adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua
grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam
orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup
hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB
(Federation Internationale de Volleyball)[1] sebagai induk organisasi
internasional, sedangkan di Indonesia di naungi oleh PBVSI
(Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).[2]
|
Sejarah
Pada
awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette.
Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur
pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G.
Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika
Serikat).
William
G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada
tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah
organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat
Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi
ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William.
Setelah
bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir
pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939),
Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya
dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai
seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan
lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan permainan Mintonette ini
empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James
Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan
yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya,
permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga
permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir
adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan
khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan
ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan
nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896,
pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School.
Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the
Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive
Director of Department of Physical Education of the International Committee of
YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang
telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang
bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh
instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua
tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.
Dalam
kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah
permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat
leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga
dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi
standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah
mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu
wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
Alat permainan
Lapangan permainan
Ukuran
lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. [3] Garis batas serang untuk pemain
belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi
lapangan adalah 5 cm.
Bola
Bola
tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga
280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325
kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).
[sunting] Net
Ukuran
tinggi net putra 2,44 meter dan untuk net putri 2,24 meter.
Sarana Permainan Bola Voli
a.Panjang
garis samping : 18 Meter.
b.Lebar
lapangan : 9 Meter.
c.Lebar
garis serang : 3 Meter.
Cara permainan
Suasana
permainan bola voli
Permainan
ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan
berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu.[4]
Dalam
sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter),
spiker (smash), libero, dan defender (pemain
bertahan). Tosser atau pengumpan adalah orang yang bertugas untuk
mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan mengatur jalannya permainan. Spiker
bertugas untuk memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan. Libero
adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar dan masuk tetapi tidak boleh men-smash
bola ke seberang net. Defender adalah pemain yang bertahan untuk
menerima serangan dari lawan.
Permainan
voli menuntut kemampuan otak yang prima, terutama tosser. Tosser
harus dapat mengatur jalannya permainan. Tosser harus memutuskan apa
yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya itu dilakukan
dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang permainan.
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang
pemain dan mengusahakan untuk mencapai angka 25 terlebih dahulu untuk
memenangkan suatu babak.
Rotasi
pemain bola voli
[Urutan serve
Penghitungan angka
Aturan
permainan dari bola voli adalah:[5]
- Jika pihak musuh bisa
memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh
mendapatkan nilai
- Serve yang kita
lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak,
maka musuh pun akan mendapat nilai
Sistem Pertandingan
- Sistem pertandingan
menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan
disitribusikan
ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
- Setiap tim terdiri
dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4
pemain cadangan.
- Pergantian pemain
inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
- Pertandingan tidak
akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang
bermain untuk cabang olahraga yang
lain.
- Jumlah pemain minimum
yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
- Apabila di lapangan
terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap
kalah.
- Setiap pertandingan
berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di
pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan.
- Sistem hitungan yang
digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka
pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan
selisih 2 poin akan memenangi pertandingan.
- Kemenangan dalam
pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih
mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat
dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
- Kesalahan meliputi:
- Pemain menyentuh net
atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
- Tidak boleh melempar
ataupun menangkap bola. Bola voli harus di pantulkan tanpa mengenai dasar
lapangan.
- Bola yang
dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum
menyentuh permukaan lapangan.
- Pada saat servis
bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga
sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung
sebagai poin bagi lawan.
- Seluruh pemain harus
berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
- Pemain melakukan
spike di atas lapangan lawan.
- Seluruh bagian tubuh
legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
- Para pemain dan
lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai
double faults.
- Setiap team
diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakhir. Dan
apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai
terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai
angka 13.
- Time out dilakukan
hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
- Diluar dari aturan
yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan
internasional.
Teknik Bola Voli
Servis
Servis
pada zaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar
menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan
servis. Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas.Servis
tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis,floating dan cekis.
1.servis tangan bawah
-mula-mula pemain berdiri dipetak servis dengan kaki kiri lebih kedepan dari kaki kana n.
-bola dipegang dengan tangan kiri
-Bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan ditarik ke bawah belakang
-setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan kanan diayunkan lurus kedepan untuk m emukul bola
-telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan untuk mendapat pantulan yang sempurna,tangan dapat pula menggenggam.
2.tennis servis
-Sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih kedepan, kedua lutut agak rendah
-tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola,tangan kirimenyangga bola,tangan kanan di atas
bola.
-bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira 1/2 meter di atas kepala
-tangan kanan ditarik kebelakang atas kepala,menghadap depan
-lakukan gerakan seperti mensmesh bola,perhatian terpusat pada bola
-lecutan tangan diperlukan pada saat p[erkenaan bola.
3.floating servis
-posisi kaki sama seperti tennis servis
-tangan kiri memegang bola dan tangan kanan disamping setinggi pelipis
-dengan tangan kiri bola dilambungkan ssedikit kesamping kanan tidak terlalu tinggi
-setelah bola melambung keatas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
-pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
= dengan tumit tangan
= dengan tangan, dimana ibu jari dilipat kedalam dan menempel pada telapak tangan
= memukul dengan tangan tergenggam.
4.cekis
-sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat
kejaring.
-bola dipegang tangan kiri dan kanan.
-saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit kebelakang dan lutut ditekuk
-kedua tangan dijulurkan kearah samping bawah kanan dalam keadaan memegang bola.
-bola dilambung keatas kepala dengan kedua belah tangan.
-setelah bola lepas, tangan kanan ditarik kesamping kanan bawah, liukkan badan kekana n.
-berat badan ada dikaki kanan,telapak tangan menghadap keatas
-setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya bersama sama lengan,liukkan badan kesamping kiri
-perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
Service
ada beberapa macam:
- Service atas adalah
service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian Server
melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
- Service bawah adalah
service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola.
Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola
dengan ayunan tangan dari bawah.
- Service mengapung
adalah service atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama.
Awalan service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak
terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala). Tangan yang akan
memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
Yang
perlu diperhatikan dalam service antara lain :
·
Sikap
badan dan pandangan.
·
Lambung
keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
·
Saat
kapan harus memukul bola.
Passing
- Passing Bawah
(Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
- Sikap badan jongkok,
lutut agak ditekuk.
- tangan dirapatkan,
satu dengan yang lain dirapatkan.
- Gerakan tangan
disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.
- Passing Keatas
(Pukulan/pengambilan tangan keatas)
- Sikap badan jongkok,
lutut agak ditekuk.
- Badan sedikit
condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan
setengah bola.
- Ibu jari dan jari
saling berdekatan membentuk segitiga.
- Penyentuhan pada
semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
- Menggunakan gerakan
kaki untuk menambah power
Smash (spike)
Dengan
membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada di atas jaring, untuk
dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan
faktor-faktor berikut: awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Teknik smash
Menurut Muhajir Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara
memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan
yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal (2006,23). Menurut
pendapat M. Mariyanto mengemukakan bahwa : “ Smash adalah suatu pukulan yang
kuat dimana tangan kontak dengan bola secara penuh pada bagian atas , sehingga
jalannya bola terjal dengan kecepatan yang tinggi, apabila pukulan bola lebih
tinggi berada di atas net , maka bola dapat dipukul tajam ke bawah .”
(2006 : 128 ) Menurut Iwan Kristianto mengemukakan bahwa , Smash adalah
pukulan keras yang biasanya mematikan karena bola sulit diterima atau
dikembalikan . “ (2003 : 143 ) . Spike adalah merupakan bentuk serangan
yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu
tim dalam permainan voli . Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan
bahwa Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan
efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang
biasanya mematikan ke daerah lawan. Tes smash Menurut Sandika mengemukakan
bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.
Bola yang
melewati tangan bloker
Dengan
daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang
dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah:
- Jongkok, bersiap
untuk melompat.
- Lompat dengan kedua
tangan rapat dan lurus ke atas.
- Saat mendarat
hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu
untuk bergantian melakukan block.
Block
ada dua macam. 1. block tunggal 2. block ganda Block tunggal adalah membendung
bola yang dilakukan oleh satu orang pemain Block ganda adalah membendung bola
yang dilakukan oleh dua orang pemain atau lebih.Hal yang harus diperhatikan
dalam melakukan block ganda antara lain adalah memadukan langkah kaki dan
kerjasama antar blocker dalam menentukan waktu lompatan dan arah pergerakan
bola.
Kedudukan pemain (posisi pemain)
Pada
waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya
masing-masing dalam 2 deret kesamping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret
ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker,
pemain ketiga dinamakan set
upper atau tosser,pemain
nomor empat dinamakan blocker,
pemain nomor lima dan enam dinamakan libero
Tidak ada komentar:
Posting Komentar