Minggu, 18 Maret 2012


DALAM 7 HARI YANGTELAH LALU DAN MUNGKIN AKAN TERULANG


Hari per-1, tahajudkutetinggal
Dan aku begitu sibukakan duniaku
Hingga dzuhurku,kuselesaikan saat ashar mulai memanggil
Dan sorenya kulewatisaja masjid yang mengumandangkan azan maghrib
Dengan niat kulakukanbersama isya' itupun terlaksana setelah acara
tv selesai

Hari ke-2, tahajudkutertinggal lagi
Dan hal yang sama akulakukan sebagaimana hari pertama

Hari ke-3 aku lalailagi akan tahujudku
Temanku memberihadiah novel best seller yang lebih dr 200 hlmn
Dalam waktu tidak 1hari aku telah selesai membacanya
Tapi... enggan sekaliaku membaca Al-qur'an walau cuma 1 juzz
Al-qur'an yang 114 surat, hanya 1,2 suratyang kuhapal itupun dengan
terbata-bata
Tapi... ketikatemanku bertanya tentang novel tadi betapa mudah dan
lancarnya akumenceritakan

Hari ke-4 kembali akulalai lagi akan tahajudku
Sorenya aku datang keSelatan Jakarta dengan niat mengaji
Tapi kubiarkanustazdku yang sedang mengajarkan kebaikan
Kubiarkan ustadzkuyang sedang mengajarkan lebih luastentang agamaku
Aku lebih suka mencari bahan obrolan dengan temanyg ada disamping
kiri & kananku
Padahal ba’da maghribtadi betapa sulitnya aku merangkai
Kata-kata untukkupanjatkan saat berdoa

Hari ke-5 kembali akulupa akan tahajudku
Kupilih shaf palingbelakang dan aku mengeluh saat imam sholat jum'at
kelamaanbacaannya Padahal betapa dekat jaraknyaaku dengan televisi dan
betapa nikmat,
serunya saatperpanjangan waktu sepak bola favoritku tadi malam

Hari ke-6 aku semakinlupa akan tahajudku
Kuhabiskan waktu dimall & bioskop bersama teman2ku
Demi memuaskan nafsumata & perutku sampai puluhan ribu tak terasa keluar
Aku lupa.. waktudiperempatan lampu merah tadi
Saat wanita tuamengetuk kaca mobilku
Hanya uang dua ratusrupiah kuberikan itupun tanpa menoleh

Hari ke-7 bukan hanyatahajudku tapi shubuhkupun tertinggal
Aku bermalas2anditempat tidurku menghabiskan waktu
Selang beberapa saatdihari ke-7 itu juga
Aku tersentak kagetmendengar khabar temanku kini
Telah terbungkus kainkafan padahal baru tadi malam aku bersamanya
& ¾ malam tadidia dengan misscallnya mengingatkan aku tentang tahajud

kematian kenapa akubaru gemetar mendengarnya?
Padahal dari dulusayap2nya selalu mengelilingiku dan
Dia bisa hinggapkapanpun dia mau

¼ abad lebih akulalai....
Dari hari ke hari,bulan dan tahun
Yang wajib jarang akulakukan apalagi yang sunah
Kurang mensyukuriwalaupun KAU tak pernah meminta
Berkata kuno akannasehat ke-2 orang tuaku
Padahal keringat& airmatanya telah terlanjur menetes demi aku

Tuhan andai inimerupakan satu titik hidayah
Walaupun imanku belumseujung kuku hitam
Aku hanya ingin detikini hingga nafasku yang saat nanti tersisa
Tahajud dan sholatkumeninggalkan bekas
Saat aku melipatsajadahku.....
Amin....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar